PAREPARETERKINI.COM, PAREPARE – Peringatan Haul ke-29 AG. H. Abdurrahman Ambo Dalle digelar khidmat dan penuh kekeluargaan di Pondok Pesantren Al-Mubarak DDI Tobarakka, Kabupaten Wajo.

Acara yang berlangsung di Jalan Poros Palopo – Makassar itu menjadi momentum besar bagi keluarga besar Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) dari seluruh Indonesia. Minggu, 30 November 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Ketua Umum PB DDI Prof. Dr. KH. Syamsul Bahri A. Galigo, LC., MA, ulama asal Mesir, para Anre Gurutta dari berbagai wilayah seperti DDI Mangkoso, DDI Kaballangang, dan DDI Ujung Lare, serta para wali kota dan bupati se-Sulawesi Selatan.

Hadir pula perwakilan kementerian se-Sulawesi Selatan, seluruh ulama, ustadz/ustadzah, santri, jajaran pengurus PB dan PD DDI, hingga ribuan warga DDI dari berbagai provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, SIP, MM, yang juga alumni DDI, memberikan testimoni menyentuh.

Dengan barakkana DDI, sehingga saya bisa jadi bupati. Jadilah manusia yang berguna kepada sesama manusia,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ketua Umum PB DDI, AG. Prof. Dr. KH. Syamsul Bahri A. Galigo, LC., MA, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberkahan perjuangan DDI sebagai warisan AG. Abdurrahman Ambo Dalle.

“Berkahnya DDI sangatlah banyak. Terima kasih atas berkumpulnya semua Anregurutta se-Indonesia. DDI itu cuma satu, yaitu DDI. Marilah kita memperkuat silaturahmi sesama warga DDI dengan pemahaman Ahlusunnah wal Jama’ah,” tegasnya.

Sementara itu, AG. Prof. Dr. KH. Faried Wajedi, LC., MA, mengisahkan perjalanan dakwah dan perkembangan DDI di Papua yang dibangunnya dari nol.

Saya mengembangkan DDI ke Papua dengan penuh suka duka. Alhamdulillah, kini DDI berkembang dan sudah memiliki pengurus, bahkan salah satu kadernya menjadi Wakil Wali Kota Jayapura. Kita ini tidak ada apa-apanya dibanding perjuangan para Anre Gurutta,” ungkapnya.

Di penghujung acara, Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menyampaikan beberapa pesan penting, termasuk kabar bahwa dirinya sedang dipertimbangkan menjadi penasihat Kerajaan Arab Saudi dalam bidang keagamaan.

Beliau juga memberikan motivasi kepada generasi muda agar menjadi generasi yang intelektual dan kuat secara spiritual.

Selain itu, Menag meminta dukungan dan doa terkait perjuangannya mendorong pengesahan UU Pesantren, agar perlakuan pemerintah terhadap pondok pesantren setara dengan sekolah negeri, baik dari sisi fasilitas maupun kesejahteraan tenaga pendidiknya.

Sekolah umum hanya mempelajari ilmu dunia—pikiran dan akal. Sementara pesantren mempelajari ilmu dunia dan ilmu agama, yang menyeimbangkan akal, pikiran, dan iman dalam hati,” tuturnya.

Haul ke-29 AG. H. Abdurrahman Ambo Dalle tahun ini kembali menegaskan kuatnya ikatan keluarga besar DDI di seluruh Nusantara. Selain menjadi ajang mengenang perjuangan sang pendiri, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi, memperteguh nilai Ahlusunnah wal Jama’ah, serta mendorong penguatan pendidikan pesantren di Indonesia. (*terkini)